5 Hal yang Perusahaan Perlu Lakukan Saat Kondisi Ekonomi Lagi Lesu

gedhe2

Dear Pembaca setia, selamat memasuki bulan Februari yang masih penuh dengan “tantangan”, kali ini ulasan saya datang dari Pak Gedhe manggala, beliau adalah praktisi lean six sigma dan permodelan inovasi lainya, semoga pengalaman dan insight dari beliau bisa membuat kita tetap bisa Berkarya terbaik dalam kondisi krisis sekalipun.

Selamat membaca kawan.

Saya ingin sharing sedikit tentang pengalaman saya di tahun 2008-2010. Tapi sebelumnya saya ingin mengutip kata-kata cadas ini:

” It’s hard to beat a person who never gives up!”

 

Ceritanya tahun 2007 dunia (dimulai dari negara Amerika) mengalami krisis finansial. Saat itu saya memegang posisi sebagai Product Leader dari Credit Card Portfolio di GE Money. Tahun 2008, proses budgeting dimulai dari sebuah email dari CFO global headquarter dengan subyek “Tsunami is coming…“. Isi pesannya, budget dipangkas 50% namun bisnis dianjurkan untuk menjaga profitability. Team kami mulai teriak-teriak kekurangan dana dan makin sering berdebat panas dengan bagian Finance 🙂

Tahun 2009 saya dan beberapa kolega mulai mendapat info dan dilibatkan dalam proses M&A (merger & acquistion) dengan pesan tetap merahasiakan proses dan juga menjaga bisnis “as is”. Karena kata bos saya pak CEO, “we don’t know where it ends“. Bisa dijual atau bisa juga ngga jadi. Jadi tugas para leader waktu itu adalah menjaga bisnis dan spirit para karyawan. Bagaimanapun karyawan juga sudah mulai mendengar rumor-rumor, sehingga suasana penuh denganuncertainty. Saat itu saya sangat beruntung karena mempunyai leader yang selalu memberikan insight baru, team yang sangat kompak dan mendukung.

I did not know many things, tapi tim dan kolega saya semua bersatu mengeluarkan semua daya kami. Bahkan sebagian besar dari kami bertekad untuk menjad “the last man standing“. Walaupun seringkali perasaan campur aduk dan akhirnya sering saling tukar gosip juga..:’)

In retrospect, berkaitan dengan industri yang sedang lesu di beberapa sektor saat ini, ini 5 hal yang menurut saya bisa dilakukan semua perusahaan:

Saatnya menantang orang-orang paling cemerlang di perusahaan anda untuk melihat sesuatu di luar kebiasaan. Hal-hal yang pada saat sibuk tidak bisa dilakukan. Dengan bantuan tim dari GE Global, kami bisa menemukan 20%customer yang menyumbang hampir 60% profitability dari portfolio kami. Sebuah temuan besar karena sangat membantu menjaga profitability di saat kita harus memangkas budget.

 

Tim kami menemukan banyak merchandise yang (sempat terlupakan namun bisa digunakan untuk hadiah kepada frontliner) saat melakukan housekeeping di gudang. Jadi kami bisa membuat marketing campaign menggunakan tanpa biaya karena banyak merchandise (yang tidak pernah kami tahu ada) di gudang.
Bagaimana dengan warehouse dan inventory perusahaan anda? Jika anda punya banyak waktu sekarang, saatnya melihat-lihat “harta karun” disana 🙂

 

Saat kita sedang berlari kencang dengan penuh kesibukan mencapai target, SOP dan standar kerja sering terlupakan. Saat aktivitas menurun, ini saat yang luar biasa untuk meminta setiap orang mendokumentasikan atau mengupdate SOP atau membuat checklist terkait pekerjaan masing-masing

Salah satu pengalaman yang luar biasa berharga di saat kami sedang mengalami penurunan bisnis adalah mampu menggunakan waktu itu untuk berkolaborasi lintas fungsi. Dengan bantuan Direktur Marketing yang mempunyai pengalaman dalam modelling serta tim dari kantor pusat yang jago analytics, tim Marketing berkolaborasi dengan Risk Management dan Finance team untuk membuatmodelling dan segmentasi berdasarkan aktivitas marketing, memasukkan unsur performance resiko serta unsur profitability.
Tim Marketing juga bekerja sama dengan Sales dan Operation mencoba memahami customer dari sisi behavior, data serta praktek di lapangan agar kami bisa lebih tepat sasaran dalam menawarkan promosi.

Bagaimana dengan anda?

Sumber : https://www.linkedin.com/pulse/5-hal-yang-perusahaan-perlu-lakukan-di-saat-ekonomi-lesu-manggala?trk=hp-feed-article-title-publish

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s