Perilaku Penggunaan Internet Generasi Muda Indonesia

internet

Seperti apakah perilaku penggunaan internet oleh generasi muda Indonesia? Aktivitas-aktivitas daring (online) apa sajakah yang mereka lakukan? Pertanyaan-pertanyaan tersebut mengganjal dalam benak saya meski sudah banyak hasil penelitian oleh lembaga-lembaga riset terkemuka baik lokal maupun internasional. Namun, sepanjang yang saya ketahui, belum ada satu pun di Indonesia yang fokus melakukan penelitian kepada generasi muda Indonesia, khususnya golongan mahasiswa dan mahasiswi.

Itulah sebabnya baru-baru ini saya melakukan riset ke lebih dari 1500 mahasiswa dan mahasiswi dengan tujuan untuk mengetahui perilaku mereka dalam menggunakan internet. Saya ingin mendapatkan gambaran mengenai aktivitas-aktivitas apa saja yang mereka lakukan saat terhubung ke dunia internet.

Mengapa saya sangat tertarik melakukan penelitian ini? Penyebabnya adalah pertumbuhan pengguna internet di Indonesia yang sangat besar dan bersifat eksponensial dari tahun ke tahun. Pertumbuhan tersebut menggambarkan adanya segmentasi konsumen baru dengan skala masif selain televisi, media cetak dan media tradisional lainnya.

Berdasarkan data terbaru menurut Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), total pengguna internet Indonesia per tahun 2013 mencapai 71.19 juta. Hal tersebut menunjukkan bahwa penetrasi internet di Indonesia sudah mencapai 28% dari total populasi penduduk Indonesia yang sebesar 248 juta jiwa. Angka tersebut meningkat sebanyak 13% dibandingkan dengan tahun 2012 yang mencapai 63 juta pengguna.

Lantas, bagaimana hasil riset yang telah saya lakukan? Berikut ini sebagian kecil dari hasil temuan riset saya.

Sebanyak 40% mahasiswa dan mahasiswi menggunakan internet dengan sangat aktif atau lebih dari empat jam dalam sehari. Sedangkan hanya 4.8% responden yang menggunakan internet secara aktif kurang dari satu jam per hari. Hal ini menunjukkan bahwa para mahasiswa dan mahasiswi, khususnya yang memiliki latar belakang keluarga dari golongan ekonomi menengah atas (yang menjadi objek penelitian saya) adalah pengguna internet aktif.

Penggunaan situs penelusur (27.2%) dan aktivitas di jejaring sosial (22.1%) menjadi dua aktivitas tertinggi yang dilakukan para mahasiswa dan mahasiswi. Aktivitas-aktivitas lainnya juga dilakukan oleh para responden yang menggambarkan bahwa variasi dan tingkat kedalaman pengalaman penggunaan internet telah mencapai level yang sangat baik.

Frekuensi belajar mandiri dengan mengakses internet lebih dari atau sama dengan 7x dalam sebulan hanya dilakukan oleh 30.83% mahasiswa dan mahasiswi. Suatu hal yang patut disayangkan mengingat besarnya manfaat positif internet. Sedangkan tingkat pengeluaran antara Rp. 1.500.000,00 s.d. Rp. 2.000.000,00 mendominasi responden. Suatu hal yang sangat menarik untuk ditelusuri lebih mendalam mengenai hubungan antara tingkat pengeluaran dengan frekuensi penggunaan internet, apakah memiliki hubungan positif atau justru negatif.

Secara umum temuan di atas menunjukkan bahwa sudah saatnya strategi pemasaran internet menjadi bagian signifikan dari bauran pemasaran kegiatan dan aktivitas pendidikan yang ditujukan kepada para mahasiswa dan mahasiswi yang memiliki akses internet yang baik.

Dua contoh adalah tingginya aktivitas penggunaan situs penelusur dan kegiatan dalam jejaring sosial yang menunjukkan bahwa strategi SEO (Search Engine Optimization) dan pemaksimalan penggunaan jejaring sosial dapat menjadi langkah atau taktik yang baik untuk dimasukkan dalam strategi pemasaran internet.

 

Sumber : http://www.marketing.co.id/perilaku-penggunaan-internet-generasi-muda-indonesia/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s