Sukses IKEA dan Ceruk Pasar di Bisnis peralatan Rumah Tangga.

alat

Setelah satu tahun membuka toko pertamanya di Indonesia, toko perabotan rumah tangga asal Swedia, IKEA telah mencapai 2,8 juta orang pengujung. Toko yang terletak di Alam Sutera, Tangerang ini tidak hanya dikunjungi oleh pelanggan dari Jabodetabek, melainkan juga dari Bandung, Surabaya, Bali, dan Pulau Sumatra.

Berkaca dari semakin bertambahnya gera IKEA di Indonesia, nampaknya kebutuhan gaya hidup  telah menjadi bagian yang tidak dipisahkan dalam kehidupan masyarakat Indonesia sehari-hari. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin membaik, berpengaruh terhadap daya beli masyarakat untuk memenuhi tren gaya hidup dalam kesehariannya.

Semakin banyaknya brand gaya hidup dari luar negeri yang kini dengan mudahnya ditemukan di pusat perbelanjaan atau bahkan mendirikan gedung/gerainya sendiri di Indonesia menjadi indikasi besar bahwa kehadiran kelas menengah Indonesia dalam kuru waktu beberapa tahun terakhir berdampak pada geliat perekonomian di dalam Negeri, Bukan tanpa sebab, dengan populasi ke-4 terbanyak di dunia dengan pertumbuhan ekonomi terbesar di Asean, hingga kuartal ketiga 2016, Indonesia tercatat memiliki pertumbuhan GDP sebesar 5,1%.Kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai pasar yang menarik dan dilirik perusahaan asing untuk berinvestasi dan berbisnis.

Pasar ritel di Asean sendiri tergolong beragam, berskala besar dan berkembang secara pesat. Dimana sebagian besar negara-negara di Asean dianggap sebagai pasar menarik yang masih akan terus berkembang. Masyarakat kelas menengah, yang memiliki pendapatan rata-rata lebih tinggi, merupakan konsumen potensial dari pasar ritel dalam jangka panjang.

Dan, pada tahun 2020 diproyeksikan bahwa populasi kelas menengah di Asean akan mencapai 400 juta orang, dimana kelompok ini memainkan peran penting sebagai konsumen potensial di pasar ritel.Berdasarkan penelitian Euromonitor International pada 2015, Indonesia adalah satu di antara lima negara berkembang yang memiliki kelas menengah dengan potensi terkuat di periode 2015 – 2030.

Besarnya jumlah penduduk dan meningkatnya jumlah masyarakat kelas menengah menjadi keuntungan tersediri bagi Indonesia hingga didaulat sebagai pasar ritel yang kuat dan terbesar di kawasannya. Bahkan, permintaan pasar domestik Indonesia di industri peralatan rumah tangga diproyeksikan naik 10% pada 2017 mendatang.
Jadi jangan heran apabila brand brand asing seperti IKEA (Swedia), LOTTE mart (Korea), Oppein (China) akan semakin banyak kita temukan di beberapa tahun mendatang. Tantangan kedepan adalah bagaimana pemain Lokal Indonesis bisa menikmati peluang bisnis reatail khusunya di sektor peralatan rumah tangga ini yang diprediksi naik 10% pada Tahun 2017 nanti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s