Tren E Commerce 2020

tren e-commerceE-commerce mendapatkan angin segar sejak berkembangnya perangkat mobile smartphone di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur dan suprastruktur yang baik, ke depannya potensi di e-commerce akan semakin besar. Untuk itu, setiap pelaku  usaha perlu merumuskan strategi untuk menangkap dan memanfaatkan tren e-commerce ke depannya.

Perkembangan dunia e-commerce memang sangat cepat, sejalan seiring dengan perkembangan teknologi. Perkembangan ini ikut mendorong minat para pelaku usaha memanfaatkan internet sebagai jalur penjualannya. Tahun lalu saja, total transaksi e-commerce mencapai 77 trilyun rupiah (CNBC Indonesia). Nilai itu meningkat 150% dari tahun sebelumnya.

Tahun ini, nilai transaksi diperkirakan meningkat, karena per bulan saja sudah mencapai Rp 13 T (BeriTagar). Hingga akhir tahun, nilai transaksi  diperkirakan meningkat 100% dari tahun lalu.

Terus, seperti apa tren e-commerce 2020, dan bagaimana perusahaan menyiapkan diri untuk menyambutnya? Berikut ini 7 tren e-commerce 2020.

1. Perangkat Mobile masih Menjadi Andalan

Melanjutkan tren e-commerce tahun ini, perangkat mobile masih menjadi andalan dalam melakukan transaksi online. Tak heran sebenarnya, karena secara kemudahan dalam mobilitas dan mekanisme membuat perangkat ini makin diminati menjadi sarana transaksi.

Menurut Google, masyarakat Indonesia yang mengakses internet 95% menggunakan perangkat mobile. Hanya 5 % yang menggunakan perangkat PC saja. Dari pengguna perangkat mobile tersebut, sebanyak 68% telah menggunakannya untuk melakukan transaksi via internet.

Pebisnis dapat menyikapi hal ini dengan meningkatkan responsivitas website ketika diakses via  mobile phone. Begitu juga dengan meluncurkan aplikasi-aplikasi smartphone untuk program Customer Relationship Management (CRM). Tingkat interaksi yang semakin tinggi dengan pelanggan via mobile phone dapat meningkatkan transaksi dan laba perusahaan.

tren e-commerce

2. COD Semakin Ramai

Fenomena COD (Cash on Delivery) atau pembayaran saat pesanan sampai akan menjadi andalan di masa mendatang. Ini berkaitan dengan masih belum berkembangnya rasa aman pada masyarakat tentang transaksi online. Meskipun sudah ada banyak marketplace yang menyediakan mekanisme rekening bersama, namun masih banyak yang belum merasa secure.

Kebiasaan lama mungkin memang sulit diubah. Dan bagusnya, perusahaan ekspedisi menyikapi ini dengan memfasilitasi layanan COD ini. Fenomena cashless dan bayar di tempat tentu semakin diminati para pelanggan.

Pebisnis dapat menyikapi hal ini dengan menyediakan layanan COD, bekerjasama dengan pihak ekspedisi. Dengan demikian, perusahaan dapat memberikan jaminan bahwa barang akan sampai ke tempat pelanggan dan uang pelanggan aman.

3. Industri Ekspedisi Semakin Berkembang

Ekspedisi merupakan salah satu backbone dalam e-commerce. Oleh karena itu, jasa ekspedisi banyak memberikan pengaruh terhadap tren e-commerce 2020. Yang paling dapat dibaca, adalah meningkatnya jumlah perusahaan yang menyediakan jasa pengantaran barang ini.

Selain itu, ekspedisi ke luar pulau, hingga ke pelosok Indonesia akan semakin mudah dan murah. Kebijakan infrastruktur dari pemerintah nampak akan mulai terasa pengaruhnya. Dan, bagi industri e-commerce, ini berarti berita gembira.

tren e-commerce

4. Marketplace Menemui Tantangan

Era marketplace tampaknya akan mengalami stagnan setelah beberapa tahun ini berkembang cukup cepat. Strategi bakar uang yang digunakan di awal-awal akan mulai dikurangi dan marketplace mulai menuju ke arah monetisasi. Perkembangan marketplace semakin kelihatan lebih mendatar dan normal.

Ini menjadi  tantangan bagi marketplace untuk menyediakan promo yang kreatif dan layanan yang baik. Karena selama ini marketplace selalu identik dengan perang harga, membuat penjual mulai melirik channel lain untuk penjualan. Adanya game dan kuis dalam marketplace menjadi  salah satu upaya yang sangat baik untuk menjaga loyalitas pelanggan.

Pebisnis dapat menyikapi ini dengan membuat toko online sendiri dan melakukan  optimasi. Dengan branding dan optimasi yang baik, pelanggan akan dengan mudah berpindah ke toko online tersebut. Apalagi sekarang program COD sudah dapat difasilitasi  via jasa ekspedisi. Ini  tentu memberikan rasa aman yang lebih besar daripada rekening besama di marketplace.

tren e-commerce

5. Media Sosial Kembali Berkibar

Setelah agak lama menggeliat akibat banyaknya penipu yang menjual via media sosial, kini media sosial akan semakin berkibar. Fasilitas  COD via ekspedisi banyak memberikan pengaruh dalam hal tren e-commerce. Apalagi secara frekuensi, orang lebih banyak membuka media sosial daripada aplikasi lainnya.

Media sosial juga semakin berkibar akibat banyak media sosial mulai mengembangkan aplikasinya untuk mendukung transaksi e-commerce. Beberapa fitur marketplace atau social media for business semakin berkembang dan diminiati. Masyarakat akhirnya cenderung ingin langsung bertransaksi via media sosial daripada harus membuka aplikasi lain.

Pebisnis dapat menyikapi hal ini dengan mengoptimalkan media sosialnya. Social media manager benar-benar akan sangat dibutuhkan ke depannya. Jadi pebisnis harus semakin kreatif dengan social media yang dimilikinya.

6. Fintech dan Alat Pembayaran Digital Makin Diandalkan

Start Up pembayaran digital semakin diminati oleh masyarakat. Terutama karena kemudahan dan bonus-bonus yang ditawarkan. Ditambah lagi, adanya  fasilitas gratis transfer ke bank-bank berbeda, meski terbatas, juga ikut mendorong pertumbuhannya.

Ke depannya akan semakin banyak transaksi  yang dilakukan masyarakat via  dompet digital ini. Apalagi, semakin banyak jenis layanan ini yang hadir dengan keunggulan-keunggulan yang berbeda.

Perusahaan dapat menyikapi hal ini dengan menggunakan layanan dompet digital  ini untuk menerima pembayaran. Dengan demikian, transaksi akan semakin ringkas dan mudah sehingga meningkatkan kepuasan pelanggan.

 

Sumber : jojonomic

Diterbitkan oleh Catatanpendi

PEMBELAJAR YANG TAK PERNAH PINTAR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: