Dampak Covid : Tren Belanja Konsumen di E-Commerce Selama Ramadhan Berubah.

E-Commerce

Perusahaan e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee memperkirakan, tren berbelanja saat Ramadan tahun ini berubah efek pandemi corona. Jika biasanya pakaian diminati, kini ada empat produk yang penjualannya diprediksi meningkat selama bulan puasa.Keempat kategori produk tersebut yakni terkait kesehatan, keperluan rumah tangga, hobi, serta makanan dan minuman.

Penjualan produk-produk ini bahkan sudah meningkat sebelum Ramadan. “Meningkatnya signifikan,” kata VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak kepada Katadata.co.id, Kamis (16/4).

Khusus produk kesehatan dan perawatan diri, peningkatannya hampir tiga kali lipat sepanjang bulan lalu. Kendati begitu, salah satu unicorn Tanah Air itu mendorong mitra penjual di semua kategori produk untuk menciptakan peluang di tengah pandemi virus corona. “Agar roda perekonomian tetap bergerak,” ujar dia.

Perusahaan juga menghadirkan fitur Al Qur’an digital yang terintegrasi dengan ekosistem Tokopedia Salam. Sejak diluncurkan bulan lalu, jumlah kunjungan pada fitur anyar ini meningkat lebih dari dua kali lipat. Perubahan tren transaksi juga dirasakan oleh Bukalapak. “Kami melihat kenaikan pada produk makanan dan bahan pokok, alat perlengkapan kantor dan pendukung bekerja dari rumah, serta hobi dan koleksi,” ujar Head of Corporate Communications Bukalapak Intan Wibisono.

Peningkatan penjualan untuk kategori produk tersebut lebih dari 10%. Pencarian seputar hobi, gim, produk dan alat pendukung bekerja dari rumah, serta keperluan rumah tangga juga melonjak. Hal serupa dialami di platform Shopee. Public Relations Shopee Aditya Maulana Noverdi mengatakan, biasanya produk yang paling diminati saat Ramadan hingga Lebaran yakni busana muslim, fashion wanita, dan kecantikan. Tahun ini, trennya diprediksi berubah menjadi bahan pokok, sabun cuci tangan, dan peralatann medis seperti masker dan sarung tangan.

Riset yang dilakukan oleh iPrice juga menunjukkan perubahan tren minat belanja. iPrice membandingkan pola belanja online pada Februari dan Maret, dengan memanfaatkan data impression dari Google. Metodologi yang digunakan yakni dengan melacak minat belanja online warga Indonesia terhadap sejumlah produk selama masa pandemi. Hasilnya, tren minat pembelian produk kesehatan seperti hand sanitizer melonjak 5.585%. Lalu, minat belanja webcam meningkat 1.572%. Produk hobi seperti gim dan sepeda juga diminati. Lalu, produk makanan dan minuman, dengan minat belanja mie instan Indomie Goreng meningkat 159%. 

Sumber : https://katadata.co.id/berita/2020/04/17/efek-corona-tren-belanja-produk-di-e-commerce-berubah-saat-ramadan

Diterbitkan oleh Catatanpendi

PEMBELAJAR YANG TAK PERNAH PINTAR

One thought on “Dampak Covid : Tren Belanja Konsumen di E-Commerce Selama Ramadhan Berubah.

  1. Saya langsung menyoroti persentase kenaikan penjualan webcam mungkin saja disebabkan peningkatan aktivitas pengguna dari sektor Online video game streaming, webinar atau bisa jadi muncul banyak content creator youtube dan instagram. Menarik

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: