Menatap Bisnis di Tahun Politik

Pada tahun 2018, kondisi pasar Indonesia mengalami volatilitas akibat dari sentimen negatif global yang  disebabkan oleh kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) dan isu perang dagang antara AS dan China. Hal tersebut diperkirakan masih akan berlanjut di tahun 2019. Pada tahun 2019 ini juga, Indonesia memasuki tahun politik di mana Pemilihan Presiden (Pilpres) dan PemilihanLanjutkan membaca “Menatap Bisnis di Tahun Politik”

Kelirumologi dan Salah Kaprah Tentang Marketing di Zaman Now

Anda pernah  dengar istilah “kelirumologi’? Istilah ini pertama kali dipopulerkan oleh seorang pianis dan pengusaha jamu asal Semarang bernama Jaya Suprana. Pendiri Museum Rekor dunia Indonesia (MURI) ini pernah membahas seputar pemahaman salah kaprah atau keliru tentang apa saja yang kemudian ia labeli sendiri dengan nama kelirumologi. Menurut definisi Wikipedia, Kelirumologi diartikan sebagai suatu mashab atauLanjutkan membaca “Kelirumologi dan Salah Kaprah Tentang Marketing di Zaman Now”

4 Kanal untuk Memperkuat Brand pada Konsumen Milenial

Sumber gambar : http://www.behavioralhealthnetworkresources.com Hasil studi “Tetra Pak Index 2017” tentang Connected Consumer baru saja dirilis pada September ini. Hasilnya, 40% masyarakat Indonesia adalah pengguna aktif social media. Sementara itu, pengguna internet di Indonesia didominasi oleh generasi millennial dan generasi Z. Mereka dikenal sebagai generasi yang lahir di era digital dan smartphone sekaligus belanja onlineLanjutkan membaca “4 Kanal untuk Memperkuat Brand pada Konsumen Milenial”

Internet of Things dan Era Baru Digital Commerce

Teknologi telah mengubah wajah ritel, menggeser kekuatan dari merek ke konsumen yang kini memiliki  lebih banyak informasi dan pilihan. Hal ini telah membuat pasar terguncang, yang memungkinkan pesaing yang lebih bertekad untuk muncul sebagai pemimpin baru. Pada 2020, digital commerce di Asean diperkirakan akan tumbuh mencapai US$32 miliar. Apa yang mendorong ekspansi eksponensial ini? DemografiLanjutkan membaca “Internet of Things dan Era Baru Digital Commerce”

Scaling-up Start Up

Scaling-up atau membesarkan bisnis setelah sebuah startup mencapai “product-market fit” adalah tantangan terbesar setiap startup dan entrepreneur yang membangunnya. Asal tahu saja sekitar 74% startup di Silicon Valley gagal karena tak mampu membesarkan diri (premature scaling) alias layu sebelum berkembang. Walaupun tak ada angkanya, saya yakin di Indonesia angkanya lebih memprihatinkan di atas 90%. DiLanjutkan membaca “Scaling-up Start Up”