Good Strategy atau hanya sekedar jargon tanpa arti?

Salah satu perusahaan jasa seni grafis menuliskan rangkaian kalimat  yang dilabeli “Strategi Utama Kami” : STRATEGI UTAMA KAMI adalah : Kami akan menjadi perusahaan jasa seni grafis pilihan. Kami akan menambah omset setidaknya 20% setiap tahun. Kami akan menjaga margin keuntungan setidaknya 20%. Kami akan memelihara lingkungan kerja yang jujur dan terbuka. dll ( halamanLanjutkan membaca “Good Strategy atau hanya sekedar jargon tanpa arti?”

Womanology : Seni Marketing Kepada Konsumen Perempuan

Womanology: The Art of Woman Marketing merupakan buku  yang berisi hasil riset mengenai bagaimana menarget woman market di Indonesia. Riset ini berdasarkan 40 kasus pemasaran merek-merek terkenal yang produknya berhasil memikat banyak kaum hawa. Seperti diketahui, needs, want, dan expectation termasuk perilaku konsumen wanita (woman customers) dengan berbagai kompleksitasnya merupakan “black box” yang sulit diurai olehLanjutkan membaca “Womanology : Seni Marketing Kepada Konsumen Perempuan”

12 Karakter Unik Konsumen Indonesia

Majalah MARKETING pernah mengulas secara detil tentang 12 Karakter Khas Konsumen Indonesia. Karakter  khas ini memang harus dipahami oleh marketer agar produk yang dijual lebih tepat sasaran. Karakter khas ini juga yang membuat beberapa merek berjaya di luar negeri namun ketika masuk ke pasar Indonesia, merek tersebut tidak sukses.   Adalah Handi Irawan yang pernahLanjutkan membaca “12 Karakter Unik Konsumen Indonesia”

Membedah Strategi yang Baik dan yang Buruk dalam sebuah organisasi

Sering kita menemui berbagai slogan ataupun jargon di tubuh organisasi kita, tetapi tetap merasa bingung menentukan arah dan tujuan organisasi. Para pengambil keputusan kerap mengidentikkan berbagai jargon itu sebagai strategi organisasi. Toh, semua itu hanyalah contoh penerapan strategi yang buruk. Dalam buku ini, Richard Rumelt, salah seorang pemikir manajemen strategi ternama, mengungkapkan bahwa strategi organisasiLanjutkan membaca “Membedah Strategi yang Baik dan yang Buruk dalam sebuah organisasi”

Disrupt Yourself or Someone Else Will

Saya baru menyelesaikan riset dan penulisan buku DISRUPT! “Gonjang Industri Komunikasi dan Strategi Memenangkannya”(Gramedia, 2016). Buku yang ditulis bersama Maya Watono dan Adji Watono, pemilk Dwi Sapta agensi komunikasi lokal terbesar di tanaha air, itu membahas disrupsi yang terjadi di industri agensi komunikasi (periklanan) kita selama 10 tahun terakhir. Seperti kita tahu, selama 10 tahunLanjutkan membaca “Disrupt Yourself or Someone Else Will”