Esensi MVP dalam Pengembangan Produk

Ada banyak penafsiran saat membicarakan tentang definisi Minimum Viable Product (MVP). Salah satunya, MVP adalah sebuah produk yang memiliki set fitur paling minimalis, tujuannya untuk membuktikan hipotesis paling esensial dalam bisnis yang dikembangkan. Bentuknya pun beragam, meskipun jika dalam startup digital akan lebih memberikan experiences saat bentuknya aplikasi, namun tidak menutup kemungkinan dengan hal yang lebih sederhana. Contoh yangLanjutkan membaca “Esensi MVP dalam Pengembangan Produk”

3 Profesi yang Paling Sering Mengakses Internet, apakah anda termasuk ?

  Survei Nasional Penetrasi Internet 2018 mengungkapkan bahwa pekerjaan wirausaha besar, guru dan pedagang onlineshop merupakan tiga pekerjaan yang paling sering mengakses internet. Ketiga profesi menempati urutan teratas dengan penggunaan internet mencapai 100 persen. Menyusul kemudian profesi lainnya seperti Jasa konsultan, mahasiswa dan Aparatur Sipil Negara, penggunaan internetnya mencapai 94,7 persen, 92,1 persen, dan 90,9 persen. Sementara, petani penggarap, buruh taniLanjutkan membaca “3 Profesi yang Paling Sering Mengakses Internet, apakah anda termasuk ?”

Menatap Bisnis di Tahun Politik

Pada tahun 2018, kondisi pasar Indonesia mengalami volatilitas akibat dari sentimen negatif global yang  disebabkan oleh kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) dan isu perang dagang antara AS dan China. Hal tersebut diperkirakan masih akan berlanjut di tahun 2019. Pada tahun 2019 ini juga, Indonesia memasuki tahun politik di mana Pemilihan Presiden (Pilpres) dan PemilihanLanjutkan membaca “Menatap Bisnis di Tahun Politik”

Welcome The New Normal

Tahun 2016 president letter Astra International bertemakan “Bringing Up To The Next Level”, president letter adalah arahan dari pimpinan tertinggi perusahaan Astra dan grupnya untuk merespon kondisi ekonomi global pada waktu itu yang bisa dibilang “cukup mengkhawatirkan”. Pak Prijono Sugiarto sebagai pimpinan tertinggi perusahaan Astra dengan jelas memberikan contoh contoh perusahaan yang dalam waktu singkatLanjutkan membaca “Welcome The New Normal”

Digital Vortex : Industri yang terancam

  “Digital Vampire” adalah sebutan untuk makhluk yang menjadi ancaman di era digital. Istilah “Digital vampire” di kemukakan oleh Pak Yuswohady (salah satu pakar branding) untuk menggambarkan sesosok makhluk yang hobinya bergentayangan siap menghisap darah setiap perusahaan besar (incumbent) yang memiliki model bisnis yang tak beres. Indonesia bisa dibilang memimpin industri rintisan (startup) di AsiaLanjutkan membaca “Digital Vortex : Industri yang terancam”